Pemeriksaan kontrak dan pesanan
Menelaah kontrak kerangka, purchase order, spesifikasi, perubahan harga, garansi, serta klausul pengakhiran.
Sengketa pasokan dapat mengganggu produksi ketika barang terlambat, spesifikasi meleset, atau pembayaran tertahan. Analisis kontrak, pesanan, pemeriksaan mutu, dan dampak operasional membantu perusahaan memilih penyelesaian yang proporsional.
Perusahaan manufaktur dan perdagangan perlu memisahkan persoalan mutu dari persoalan penerimaan barang atau pembayaran. Cocokkan kontrak kerangka, purchase order, spesifikasi teknis, dokumen inspeksi, surat jalan, bukti penerimaan, faktur, dan komunikasi perubahan pesanan. Klausul toleransi, prosedur penolakan, garansi, dan batas waktu klaim dapat menentukan apakah barang dianggap diterima.
Saat pasokan gagal, perusahaan juga perlu menjaga bukti mitigasi: stok pengganti, biaya pengadaan darurat, waktu berhentinya lini produksi, dan pemberitahuan kepada pelanggan. Penggantian supplier atau penghentian kontrak tanpa membaca ketentuan penghentian dapat memunculkan sengketa tambahan. Surat tuntutan sebaiknya menyebut pelanggaran, bukti, langkah koreksi yang diminta, dan kerugian yang dapat dijelaskan.
Bahan baku datang terlambat sehingga jadwal produksi atau pengiriman kepada pelanggan terganggu.
Barang tidak sesuai spesifikasi dan supplier menolak penggantian atau pemeriksaan bersama.
Supplier mengubah harga atau kuantitas setelah pesanan dikonfirmasi.
Pembeli menahan pembayaran karena barang cacat sementara supplier menagih penuh.
Salah satu pihak ingin mengakhiri kontrak pasokan yang memiliki pesanan berjalan.
Kontrak pasokan tunduk pada perjanjian para pihak dan ketentuan umum KUH Perdata mengenai perikatan serta jual beli. Hak meminta pemenuhan, pembatalan, atau ganti rugi bergantung pada isi kontrak, bentuk pelanggaran, pemberitahuan, dan bukti kerugian. Klausul force majeure perlu dibaca bersama kewajiban pemberitahuan serta kewajiban mitigasi; gangguan pasar tidak otomatis memenuhi klausul tersebut.
Forum penyelesaian dapat berupa negosiasi, mediasi, arbitrase, atau pengadilan sesuai kontrak dan persetujuan para pihak. Jika gugatan perdata diajukan, Pengadilan Negeri Surabaya hanya tepat bila kompetensi dan yurisdiksinya mendukung; klausul arbitrase dapat memengaruhi jalur yang tersedia. Bukti mutu sebaiknya mencatat sampel, metode uji, rantai penguasaan, dan waktu pemeriksaan agar keberatan tidak hanya berupa pernyataan sepihak.
Kami menyusun kronologi pesanan, produksi, pengiriman, inspeksi, penerimaan, dan pembayaran. Tim menghubungkan setiap dugaan pelanggaran dengan spesifikasi dan bukti kontemporer, serta menilai kontrak mana yang berlaku jika pesanan tunduk pada beberapa dokumen.
Strategi dapat berupa permintaan penggantian atau perbaikan, penyelesaian pembayaran dengan penyesuaian, pengakhiran pesanan, atau tuntutan kerugian. Kami membandingkan dampak operasional, ketentuan kontrak, bukti, dan forum sebelum menyiapkan negosiasi atau proses sengketa. Klaim kehilangan produksi memerlukan dukungan data, bukan hanya estimasi umum.
Menelaah kontrak kerangka, purchase order, spesifikasi, perubahan harga, garansi, serta klausul pengakhiran.
Mengorganisasi bukti inspeksi, sampel, surat jalan, jadwal, dan komunikasi untuk membangun kronologi yang dapat diuji.
Menyusun permintaan koreksi, penggantian, pembayaran, atau penghentian pesanan sesuai hak kontraktual.
Menilai mediasi, arbitrase, atau litigasi dan menyiapkan dokumen berdasarkan klausul forum yang berlaku.
Dokumentasikan kondisi barang sebelum digunakan atau dicampur, simpan sampel bila memungkinkan, dan lakukan pemeriksaan sesuai metode kontrak. Beri pemberitahuan kepada supplier menurut mekanisme serta batas waktu dalam kontrak. Catat biaya pemisahan, penggantian, dan dampak produksi.
Jangan menghentikan pembayaran tanpa meninjau kontrak, penerimaan, dan prosedur keberatan. Kontrak mungkin mengatur pembayaran bagian yang tidak disengketakan, masa klaim, atau mekanisme koreksi. Posisi perlu dihitung dengan bukti mutu dan korespondensi.
Simpan jadwal pesanan, tanggal pengiriman yang disepakati, catatan produksi, pembelian pengganti, biaya tambahan, dan komunikasi kepada pelanggan. Hubungan antara keterlambatan dan tiap biaya harus dapat dijelaskan; estimasi yang tidak terdokumentasi lebih mudah dipersoalkan.
Jawaban bergantung pada redaksi klausul, penyebab, dampak, kewajiban pemberitahuan, dan langkah mitigasi. Gangguan rantai pasok tidak otomatis membebaskan kewajiban. Periksa bukti kejadian dan apakah ada alternatif pemenuhan yang wajar menurut kontrak.
Periksa siapa yang terikat, cakupan sengketa, aturan dan tempat arbitrase, serta langkah pra-arbitrase yang disyaratkan. UU 30/1999 menjadi kerangka umum, tetapi dampak klausul pada perkara tertentu harus dievaluasi sebelum mengajukan gugatan.
Pengacara kontrak bisnis di Surabaya untuk drafting, review, dan negosiasi perjanjian komersial — pasokan, distribusi, joint venture, dan perjanjian kerja sama di Jawa Timur.
Pengacara industri manufaktur di Surabaya. Pendampingan hukum pabrik — perizinan, ketenagakerjaan, kontrak pasokan, kepatuhan lingkungan, dan sengketa di Jawa Timur.
Pengacara sengketa kontrak di Surabaya. Penyelesaian sengketa kontrak bisnis, mediasi, arbitrase, dan litigasi di Pengadilan Negeri Surabaya.
Pengacara sengketa distributor di Surabaya. Penyelesaian sengketa perjanjian distribusi, hak keagenan, terminasi distributor, dan klaim kerugian.
Ceritakan sengketa supplier yang Anda hadapi. Partner senior kami akan merespons dalam satu hari kerja.